Opini

Demokrasi tak Menghendaki Kemaksiatan Berhenti

Sungguh tempat kembali itu sebenarnya telah ada dan dimiliki umat Islam. Hanya karena masih berada dalam pengaruh bius demokrasi, kesadaran umat belum pulih. Butuh waktu, energi, kemauan, kesabaran dan keistikamahan untuk mendapatkan kesadaran diri umat. Oleh: Sri Rahayu POJOKOPINI.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tempat-tempat hiburan malam di ibu kota masih belum diizinkan beroperasi selama Pembatasan …

Opini

Jangan Berpuas Diri, Perjuangan Belum Selesai

Luka umat Islam masih menganga, penderita umat Islam belum juga hilang, jadi janganlah berpuas diri, perjuangan belum usai. Orang-orang kafir tidak akan berdiam diri, kecaman internasional atas putusan kembalinya mesjid Aya Sofia sebagai bukti. Oleh: Kartiara Rizkina Murni (Aktivis Dakwah Kampus) POJOKOPINI.COM — Lonceng gereja berbunyi di seluruh Yunani saat Masjid Aya Sofia dilaksanakan shalat …

Opini

Pendidikan Sulit Rakyat Menjerit

Carut marut pendidikan menghiasi wajah negeri ini. Jutaan siswa terancam putus sekolah karena tidak ada biaya, seolah orang miskin dilarang sekolah, peran negara hilang digantikan dengan kaum korporasi yang mengeruk keuntungan. Negara hanya sebagai regulator kepentingan kaum kapital. Oleh: Ummu Dafina POJOKOPINI.COM — Penyelenggaraan pendidikan di tengah pandemi memiliki tantangan tersendiri bagi pelajar dan pengajar, …

Opini

Sex Education Sejak Dini, Perlukah?

Benarkah sex education menjadi solusi bagi maraknya kejahatan seksual yang tak henti mengancam anak-anak generasi? Benarkah sex education juga mampu menyelesaikan merajalelanya free sex di kalangan remaja yang mengantarkan kepada penyakit sosial? Oleh: Rizki Sahana (Homeschool Offender, Aktivis Muslimah) POJOKOPINI.COM — Hampir 55 persen kasus kekerasan yang menimpa anak-anak sejak Januari 2020 sampai dengan 17 …

Opini

Dispensasi Nikah: Cegah Nikah Dini atau Legalisasi Seks Bebas?

Alhasil benteng terakhir bernama keluarga itu akan sangat rapuh. Mudah goncang dan rubuh diterpa ujian demi ujian sistemik. Ada terpaan ekonomi, kehidupan sosial yang liberal, diperparah dengan sekularisme yang memberi jurang terjal berjarak antara Islam dan kehidupan generasi. Oleh: Ummu Farhan POJOKOPINI.COM — Sebanyak 240 permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Jepara, Jawa Tengah, tersebab …

Opini

Perjudian Berlabel Pendidikan

Mereka yang memiliki kompetensi tidak dapat mengikuti perlombaan yang diselenggarakan, karena terikat dengan nilai-nilai agama atau karena memang tidak memiliki modal biaya. Perlakuan sistem pendidikan yang tidak berpihak pada semua lapisan masyarakat dapat ditemui di seluruh negeri yang menganut sistem kapitalisme. Oleh: Widya Soviana, ST.,M.Si (Dosen Fakultas Teknik Unmuha) POJOKOPINI.COM — Pendidikan adalah sebuah proses …

Opini

“Cacat Bawaan” Demokrasi: Politik Dinasti dan Oligarki Politik

Hanya dengan menerapkan sistem Islam secara kafah, termasuk penerapan sistem pemerintah Islam. Maka, politik dinasti dan oligarki (kartelisasi) politik akan dapat dihilangkan. Oleh: Neng Ranie SN POJOKOPINI.COM — Negeri ini agaknya memang sedang diwarnai fenomena oligarki dan dinasti politik yang menguat. Hal ini terlihat pada pemilu 2019, riset Nagara Institute mencatat sedikitnya 99 orang anggota …

Opini

Politik Dinasti, Politik Oligarki, Niscaya dalam Demokrasi

Jargon demokrasi “Kekuasaan di tangan rakyat” hanyalah pemanis, faktanya seseorang bisa maju dalam pemilihan jika cukup memiliki dukungan finansial bahkan ketenaran semata, wakil-wakil yang maju pun bukanlah murni pilihan rakyat. Mereka adalah orang-orang yang dicalonkan partai politik kuda tunggangannya. Oleh : Ana Frasipa POJOKOPINI.COM — Politik dinasti tengah menjadi percakapan politik yang hangat dan menjadi …

Opini

Islam itu Sistem Hidup, bukan cuma Sistem Ekonomi

Benci Khilafah tapi mengambil keuntungan dari ghirah umat Islam yang ingin berislam dengan dalih sosialisasi waqaf demi mewujudkan ketakwaan sosial. Seolah memfasilitasi keshalihan padahal tak lebih dari memanfaatkan demi kepentingan materi. Oleh: Ummu Farhan POJOKOPINI.COM – Lucu sekaligus aneh, saat ada yang mengatakan waqaf merupakan salah satu amalan untuk mewujudkan kesalihan sosial kita disamping zakat, …

Opini

Cukupkah Umat Islam Memboikot Perusahaan Pro Maksiat?

Perlawanan terhadap LGBT tidak cukup hanya dengan memboikot produk dari perusahaan yang mendukung aktivitas LGBT. Harus dilakukan dengan upaya sistematis. Oleh: Siti Sopianti, SE (Member Kajian Online MQ Lovers Bekasi) POJOKOPINI.COM — Unilever sebagai salah satu perusahaan raksasa dunia mengumumkan kepada publik via akun media sosialnya (Instagram) bahwa mereka mendukung komunitas LGBT Juni lalu. Hal …