Agar Niat Mendidik Anak tak Sia-sia

Adalah berbahaya jika orangtua meniatkan mendidik anak semata-mata karena ingin mendapatkan pujian dari manusia. Anak diarahkan pada cita-cita duniawi semata tanpa sedikitpun ditumbuhkan keimanannya pada Allah.


Oleh : Dien Kamilatunnisa

POJOKOPINI.COM — Kesadaran mendidik anak telah tumbuh di masyarakat Indonesia sehingga banyak pelatihan parenting yang ditawarkan pada orangtua. Pendekatan parenting pun bermacam-macam, dimulai dari pendekatan psikologi sampai berbasis Islam.

Bahkan, berbagai sekolah pun tidak luput memasukkan parenting sebagai agenda wajib yang harus diikuti oleh wali siwa jika anaknya terdaftar di sekolah tersebut. Tentu saja memiliki skill dan cara pandang yang khas dalam mendidik anak harus dimiliki oleh orangtua. Islam sebagai ajaran yang sempurna telah menyediakan pandangan yang khas mengenai parenting, khususnya dalam bab niat mendidik anak. Sebagai muslim, kita beruntung karena dalam ajaran Islam telah ada panduan bagaimana menempatkan niat dalam mendidik anak secara benar.

Niat mendidik anak adalah salah satu langkah pertama yang harus dibenahi, karena sebagai seorang muslim niat menentukan apakah ibadah seseorang itu dinilai ikhlas atau tidak. Tentu saja niat mendidik anak harus karena Allah. Mengapa? Karena jika niat bukan untuk ibadah karena Allah akan sias-sia amal kita. Mengutip Ibnu Taimiyah rahimahullah bahwa “Segala sesuatu yang tidak didasari ikhlas karena Allah, pasti tidak bermanfaat dan tidak akan kekal.” (Dar-ut Ta’arudh Al ‘Aql wan Naql, 2: 188). Maka, adalah hal yang utama bagi setiap orangtua untuk meluruskan niat bahwa mendidik anak adalah bagian dari ibadah pada Allah. Sehingga setiap langkah yang diambil senantiasa ada dalam kesadaran pertimbangan akan ketaatan pada Allah. Hal inilah yang membedakan antara satu orangtua dengan orangtua yang lainnya.

Adalah berbahaya jika orangtua meniatkan mendidik anak semata-mata karena ingin mendapatkan pujian dari manusia. Anak diarahkan pada cita-cita duniawi semata tanpa sedikitpun ditumbuhkan keimanannya pada Allah.

Besar kemungkinan anak pun tumbuh menjadi orang yang tidak mengenal Rabb-nya dengan segudang pencapaian duniawi. Bahkan Allah telah memberikan peringatan pada kita bahwa dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu.”Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu (Al-Hadid :20).”

Menghadirkan niat ikhlas dalam mendidik anak memang butuh usaha yang kuat. Butuh meminta pertolongan pada Allah agar diberikan kekuatan untuk meluruskan niat yang benar dalam mendidik anak. Mengutip pemaparan ustadzah Yanti Tanjung mengenai upaya dalam menghadirkan niat ikhlas diantaranya adalah

  1. Menguatkan idrak sillah billah (kesadaran ruhiyah) dalam mendidik anak dengan ibadah dan ilmu,
  2. Memurnikan tauhid dan meluruskan amal dari berbagai tujuan,
  3. Memahami secara benar dan menyeluruh syariah Islam yang terkait dengan fikrah dan thariqah pendidikan dan senantiasa berpegang teguh padanya.
  4. Hanya berharap ridha dan surgaNya dalam setiap amal meskipun tidak ada pujian manusia, mendapatkan materi ataupun kesuksesan dunia.[]

Disclaimer: Www.pojokopini.com adalah wadah bagi para penulis Islam untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal dan menanggapinya dengan perspektif Islam. Pojokopini.com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.pojokopini.com.

One thought on “Agar Niat Mendidik Anak tak Sia-sia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *