Femisida, Kapankah Berakhir?

14 abad yang lalu telah nyata di bumi Arab jahiliyyah durjana. Samar-samar suara bayi perempuan itu sirna, erangan minta tolongnya pun sudah tiada. Karena sudah tak bernyawa. Oleh: Alfi Ummuarifah…

Emansipasi yang Ditunggangi

Jika kau paham Islam sebagai acuan, tak perlu kau setarakan lelaki dan perempuan. Sejatinya manusia sama di sisi Tuhan, hanya iman dan takwa jadi pembeda insan. Oleh: Susi Ummu Ameera…

Kelam Negeriku

Memberangus kezaliman, membungkam kemungkaran, mengadili kepongahan, dengan syariat Islam Oleh: Nur Rahmawati, S.H (Penulis dan Praktisi Pendidikan) Kelam, sunyi, membisuBerarak derita kini negerikuMenjamur dusta sang pesohorMengkhianat tajam sang pelopor Kelam…

Si Sendiri

Tentang siapakah yang tetap ada, setelah bayangannya sendiri meninggalkannya? Oleh: Aqila Ghania Syaakirah SendiriTak ada yang menemaniSerasa melangkah seorang diriDi kala candaan menjadi pengisi sunyi Membuang setiap kenyataan dan anganHanya…

Pelabuhan Terakhir

Dapat sengsara atau kebahagiaan, semua pilihan. Oleh: Nur Rahmawati, S.H (Penulis dan Praktisi Pendidikan) Titian jalan terlewatkan waktuMenapak asa terkadang palsuMendarat jiwa terpenjara rinduPerhiasan dunia permata biru Berlari, berhenti, berlariSilih…

Generasi Bimbang

Gemilang peradabannya, gemilang generasinya. Oleh: Ageng Kartika Hai hati yang termenungDi bawah langit mendungBingung..Ya bingung Anak sekolah kehilangan induknyaMelangkah dalam ketidakpastianAdakah solusinya?Agar langkah mereka yakinMenjadi generasi harapan bangsa Ah, lagi…

Nelangsa Ukhuwah

Kami harus berlari dari tipu muslihat kafirMembalik arah Karya: Radayu Irawan, S.Pt Malam ini hujan menyapaKali ini, awan nan indah kian pergiBintang bersembunyi di balik awanBulan pun sama, ia malu-malu…

“Aku ingin mencintamu dengan sederhana”

Oleh: Sapardi Doko Damono Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu Aku ingin mencintaimu dengan sederhana Dengan isyarat yang tak…

Aneuk Meutuwah

Oleh: Cut Putri Cory (Ibu Pegiat Literasi) Kelak, kaki menapak jalan di medan ribath, Kalashnikov menggantung di badanMeski dunia menghujat, kau berdiri tegak, Duhai Anakku, tanpa keraguan Kelak, alangkah indah…

Renungan Hati

Agar TUNDUK saat yang lain angkuh, agar TEGUH saat yang lain runtuh. Agar TEGAR SAAT YANG LAIN TERLEMPAR.. Oleh: Andrea Ausie Sahabatku…Hidup mengajarkan kita untuk bersyukur di pagi hari…Bekerja keras…