Karena Corona Masyarakat Libur, Artis Menghibur

Karena Corona Masyarakat Libur, Artis Menghibur

Oleh : Syarifah Hanum, S. IAN

WWW.POJOKOPINI.COM — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengimbau stasiun televisi (TV) untuk menghentikan sementara kegiatan syuting. Hal itu dilakukan dalam rangka menekan penyebaran virus Corona (COVID-19). Imbauan itu disampaikan dalam Surat Imbauan Terkait COVID-19 bernomor 2944/F.F3/HM/2020. Surat bertanggal 24 Maret 2020 itu ditandatangani oleh Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid. Imbauan tersebut dikeluarkan berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bekerja dari rumah sesuai konsep social distancing yang diatur dalam UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan (detiknews).

Himbauan kemdikbud kepada stasiun TV untuk tidak melakukan aktifitas syuting sementara waktu, karena di khawatirkan akan terjadi kerumunan massa. Seperti acara-acara hiburan yang khusus mendatangkan massa di antaranya OVJ (Opera Van Java), Bronis, Pesbuker, Empat mata, dll. Selain itu juga akan terlibat banyak kru dan juga beberapa artis tentunya.
Diketahui beberapa stasiun TV pada awal himbauan pemerintah, menghentikan aktifitas syuting kemudian melakukan Re-run tayangan lama untuk tetap bisa mengibur masyarakat. Belum lama melakukan Re-run, aktifitas syutingpun kembali terjadi. Walau tidak setiap hari mereka bekerja, namun tetap saja masayarakat memadang bahwa tindakan mereka dapat pengecualian.

Mungkin alasan stasiun TV kembali aktif menayangkan acara-acara hiburan agar masyarakat bisa tertawa meskipun corona melanda. Atau karena faktor ekonomi artis yang mulai menipis? Ini mungkin saja terjadi jika artisnya “anak bawang”, yang muncul sekali saja untuk melakukan aksi konyol. Jangan-jangan ini ada kaitannya dengan bisnis pertelevisian?
Apapun alasan di balik aktifitas syuting, rasanya tidak adil bagi masyarakat yang dilarang tegas oleh pemerintah untuk tidak bekerja. Dan itu terjadi pada pedagang-pedagang kecil, yang mana mereka bekerja untuk menyambung hidup. Sedangkan para pembinis atau artis mereka tetap bekerja. Padahal jikapun tidak bekerja, mereka tak akan kelaparan. Karena harta yang mereka miliki cukup mengatasi krisis selama pandemi, berbeda kondisi dengan masyarakat biasa.

Selain stasiun TV melakukan pelanggaran terhadap himbauan pemerintah. Artis dan kru juga melakukan kesalahan yang tidak bisa melakukan social distancing. Walaupun mereka telah berupaya untuk menjaga jarak akan tetapi ada saja aksi colak-colek, namanya juga artis tentu sudah terbiasa dengan hal yang demikian sehingga kesulitan bagi mereka untuk tidak melakukan kontak fisik.

Sudah semestinya artis sebagai publik figur memberikan contoh yang baik bagi masyarkat. Masyarakat biasanya sering mencontoh dari apa yang mereka tonton. Ketidakpatuhan sebagian artis atau pembisnis membuat masyarakat ikut melanggar aturan yang telah di tetapkan. Di tambah sikap tegasnya pemetintah yang hanya ditujukan kepada masyarakat biasa dan memberikan kelonggaran bagi kelompok yang memberikan keuntungan kepadai negara. Inilah gambaran hidup dalam sistem kapitalis yang mengabaikan masyarakat biasa, dan yang memberikan keuntungan pada negara dapat perhatian besar dari penguasa.[]

One thought on “Karena Corona Masyarakat Libur, Artis Menghibur

  1. Inilah zaman dimana yang kaya makin kaya dan yang miskin makin sengsara…
    Ujian atau kah cobaan bagi mereka yg miskin…
    Sementara mereka yg kaya.. seolah dunia ini Milik mereka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *