Kemenangan Biden, Angin Segar bagi Islam dan Kaum Muslimin?

Kemenangan Biden, Angin Segar bagi Islam dan Kaum Muslimin?

Berharap kepada Joe Biden atau kepada Khilafah?


Oleh: Ayu Al-Qubra (Aktivis Muslimah Aceh)

POJOKOPINI.COM — Pasangan calon presiden dan wakil presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden dan Kamala Haris keluar sebagai pemenang dalam pilpres AS 2020 yang digelar Rabu (3/11) waktu setempat. Biden dan Harris berhasil mengungguli perolehan suara atas pasangan petahana dari Partai Republik, Donald J Trump dan Mike Pence (CNN Indonesia, 7/11/20).

Sebelumnya Joe Biden berjanji kepada umat Muslim akan memperlakukan agama Islam sebagaimana mestinya. “Saya berjanji kepada Anda sebagai presiden, Islam akan diperlakukan sebagaimana mestinya, seperti keyakinan agama besar lainnya. Saya sungguh-sungguh, bersungguh-sungguh,”  Ungkap Joe Biden dalam kanal Youtube-nya (Jakbarnews, 7/11/20).

Dan ungkapan yang sangat mengejutkan dari Joe Biden, ia mengutip hadist Rasulullah Saw, “Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan biarkan dia mengubahnya dengan tangannya jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya jika dia tidak mampu, maka dengan hatinya,”

Selain itu Ia juga menegaskan suara umat Muslim Amerika juga akan menjadi bagian dari pemerintahan jika ia sudah resmi menjabat sebagai Presiden AS. Banyak para netizen terharu dengan ungkapan Joe Biden (JakbarNews, 7/11/20)

Sedangkan wakil presiden Joe Biden, Kamala Haris Berjanji akan mecabut kebijakan era Trump untuk memulihkan hubungan Palestina. Dan ia Juga berbicara tentang konflik yang melanda negara Timur Tengah (Sindonews, 6/11/20)

Akankah kemenangan Joe Biden menjadi angin segar bagi Islam dan Kaum Muslimin. Dan akankah kemenangan ini akan menyelesaikan konflik Timur Tengah dan ketertindasan Islam dan kaum Muslimin?

Dalam sistem Demokrasi kampanye adalah alat untuk menarik suara rakyat, bukan janji yang bisa dipertanggung jawabkan. Capres dan Cawapres harus memahami keadaan negara dan keinginan rakyatnya. Apalagi negara Amerika Serikat dengan beragam penduduk. Menjadi suatu keharusan untuk pandai berkampanye. Jadi, Kampanye yang dilakukan oleh Joe Biden tidak bisa dijadikan sandaran bagi umat Muslim.

Presiden baru AS dan kebijakannya terhadap umat Islam dimungkinkan berubah. Namun gaya dan pendekatanya akan tetap sama berwajah kolonial.

Mereka memberikan solusi terhadap Palestina tetapi solusi yang diberikan ala penjajahan, yakni Two-state solution. Palestina dan Israel menjadi dua negara yang berdaulat (BBC, 8/11/20). Padahal Palestina adalah wilayah yang dirampas oleh Israel. Solusi yang tepat terhadap Palestina, yakni menghapus penjajahan yang dilakukan Israel. Namun mungkinkah AS membantu Palestina mengusir dan memerangi Israel. Mengingat kedekatan AS dan Israel. Sebagaimana cuitan twitter Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu

Selamat untuk Joe Biden dan Kamala Harris,Joe, kita punya hubungan personal yang panjang dan hangat selama hampir 40 tahun dan saya mengenal Anda sebagai teman baik Israel,”  (Detik, 8/11/20). Apalagi ternyata wilayah Palestina bukan menjadi daftar wilayah yang dibebaskan dari penjajahan oleh PBB (Pojokopini, 16/11/20).

Semakin menjadi pertanda kuat, Hubungan Joe Biden dan Israel dengan ungkapannya sebelum terpilih menjadi Presiden. Ia mengungkapkan tidak akan memindahkan Kedubes AS dari Yerusalam. Karena menurutnya itu bukan solusi (Merdeka, 30/04/20)

Harapan umat Islam tidak boleh bersandar kepada Joe Biden. Meski Berbeda gaya dengan Trump. Namun kebijakan garis besar politiknya tetap bercorak Kapitalisme-Sekulerisme. Tidak akan membiarkan umat Islam mengambil Islam secara menyeluruh.

Satu-Satunya harapan umat Islam adalah Khilafah. Khilafah adalah sistem pemerintahan yang diwariskan Rasulullah kepada umat Islam. Mampu membebaskan manusia dari kedzaliman dan penindasan. Serta menempatkan umat Islam pada derajat yang terbaik. Tidak ada penindasan, diskriminasi apalagi pelecehan terhadap ajaran Islam. Dan sudah terbukti selama 14 abad. Akankah kita berharap kepada Joe Biden sedangkan Khilafah sudah mampu menyejahterakan umat manusia berabad-abad. Sekarang pilihan ada di tangan kita, umat Islam. Berharap kepada Joe Biden atau kepada Khilafah?[]

Picture source by Google

Disclaimer: Www.pojokopini.com adalah wadah bagi para penulis Islam untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal dan menanggapinya dengan perspektif Islam. Pojokopini.com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.pojokopini.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *