Nelangsa Ukhuwah

Kami harus berlari dari tipu muslihat kafir
Membalik arah


Karya: Radayu Irawan, S.Pt

Malam ini hujan menyapa
Kali ini, awan nan indah kian pergi
Bintang bersembunyi di balik awan
Bulan pun sama, ia malu-malu merekah senyumnya
Mereka membiarkan hujan bertugas untuk mengguyur kota ini

Di penghujung malam ditemani suhu yang mencekam
Kuteringat sesosok keluarga hebat di sana,
Sedang apa mereka?
Sanggupkah mereka terus-terusan membiarkan hujan membasahi tubuh yang sudah lemas tak berdaya?
Merasakan teriknya matahari di kala siang,
Merasakan dentuman bom yang silih berganti datang,
Merasakan kehilangan orang-orang yang mereka cinta,
Merasakan pedihnya luka yang telah membujur di sekujur tubuh mereka

Oh, Palestina
Oh, Suriah
Oh, Rohingya
Oh, negeri yang sedang direndung luka

Tak dapat dibayangkan,
Jika pertukaran posisi terjadi di antara kita
Tidur beralaskan tanah beratapkan langit
Di kala hujan seperti ini saja, tubuh ini tak kuasa merasakan dingin
Di kala pagi berkelana, kami masih berpikir untuk melanjutkan mimpi
Bahkan di kala terik menyingsing, bibir pun terus berkeluh kesah

Dengan kondisi ini
Hal yang pantas untuk kami adalah “Malu”
Kami harusnya tak pantas mengeluh
Tak pantas berkeluh kesah
Tak pantas lelah
Tak pantas lemah

Karena…
Perjuangan kami tak sebanding dengan kalian
Permasalahan kami masih seputar termakan adu domba kaum kuffar
Terarus dalam framing buruk
Termakan dengan ghawzul fikri
Dan berenang dalam kebodohan yang mereka ciptakan

Ah,
Kami harus berlari dari tipu muslihat kafir
Membalik arah
Kembali menyerang mereka
Untuk menyelamatkan kalian disana
Cinta kami butuh pembuktian!

Tunggu kami,
Kami akan datang membawa kemenangan,
atau kita akan bertemu di surga?
Melihat wajah Rabb Alam Semesta
Bersama dengan Rasulullah Saw dan para sahabatnya.
Oh, indahnya
.[]

Salam cinta, dari saudarimu


Disclaimer: Www.pojokopini.com adalah wadah bagi para penulis Islam untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal dan menanggapinya dengan perspektif Islam. Pojokopini.com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim tulisan/penulis, bukan www.pojokopini.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *