Stereotip Negatif Khilafah dan Bendera Tauhid

Stereotip Negatif Khilafah dan Bendera Tauhid

Sungguh ini tindakan yang sangat zalim kepada ajaran Islam dan simbol umat Islam yaitu bendera tauhid. Ketika seseorang mendakwahkan ajaran tersebut harus siap dihantui pemecatan ataupun persekusi lainnya. Hal ini bukan tindakan yang benar dalam Islam dan harus diluruskan. Karena kita semua sedang berhadapan langsung dengan Penguasa Alam jika memusuhi ajaran Nya

oleh: Ika Mawarningtyas, S. Pd.

WWW.POJOKOPINI.COM — Seolah sahut-menyahut publik kembali diajak menghakimi apa itu Khilafah dan bendera tauhid. Hal ini terjadi lantaran kabar yang diunggah oleh laman cnnindonesia.com (16/10/2019) tentang pencopotan jabatan atau non job terhadap aparatur sipil negara(ASN) di Kantor Wilaya Kemenkumham Balikpapan yang mengunggah konten pro Khilafah di media sosialnya.

Dalam tangkapan layar yang ditunjukkan Tjahjo kepada awak media, ASN tersebut mengungah kalimat “Era Kebangkitan Khilafah telah Tiba”.

Disusul pula, kabar tentang pengibaran bendera tauhid di SMKN 2 Sragen juga telah mendapatkan kecaman dari Gubernur Jateng dan GP Ansor Sragen.(17/10/2019)

Kami senantiasa mencoba untuk meluruskan bahwa Khilafah ajaran Islam dan bendera tauhid milik umat Islam tapi tetap saja stigma yang dibangun adalah monsterisasi Khilafah dan bendera tauhid. Hanya dengan mengidentikkan bahwa ajaran Khilafah dan bendera tauhid adalah milik ormas yang baru saja dicabut BHP nya, seolah dunia diajak bersama-sama memusuhi Khilafah dan bendera tauhid.

Sungguh ini tindakan yang sangat zalim kepada ajaran Islam dan simbol umat Islam yaitu bendera tauhid. Ketika seseorang mendakwahkan ajaran tersebut harus siap dihantui pemecatan ataupun persekusi lainnya. Hal ini bukan tindakan yang benar dalam Islam dan harus diluruskan. Karena kita semua sedang berhadapan langsung dengan Penguasa Alam jika memusuhi ajaran Nya.

Tapi apa boleh buat, mereka diberi tahu sejuta kali pun masih saja tuli dan buta akan kebenaran. Harus dari arah mana lagi kami menjelaskan, bahwa Khilafah ajaran Islam dan bendera tauhid milik seluruh umat Islam di dunia.

Kalau pun ada kelompok teror yang menggunakan bendera tauhid untuk berbuat kekerasan, ya cukup salah kan kelompok tersebut. Jangan lah ajaran Islam dan bendera tauhid dicap sebagai lambang terorisme ataupun radikalisme secara peyoratif. Ini fitnah kepada ajaran Islam dan mereka sedang berhadapan langsung dengan Allah SWT.

Jika memang peringatan para ulama dan umat Islam sudah tidak digubris lagi oleh mereka. Biarlah Allah SWT yang akan membalas perbuatan mereka yang terus mendustakan kebenaran Islam. Tugas kita senantiasa melawan propaganda busuk tersebut, hasilnya serahkan semua pada Allah SWT.

Tidak ada kezaliman abadi, kegelapan akan berakhir, dan segera berubah menjadi terang benderang. Entahlah kapan itu, tapi umat Islam pasti akan menjadi umat yang dimenangkan atas segala bentuk kezaliman di muka bumi ini.

“Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman).” (QS.Al-Baqarah:257). [] https://www.muslimahvoice.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *