Tolak Semua Sistem selain Sistem Islam

Tolak Semua Sistem selain Sistem Islam

Maka penolakan terhadap semua pemikiran dan sistem yang bertentangan dengan Islam harus terus kita upayakan. Jangan sampai kita terbelokkan pada sikap pragmatis dengan memperjuangkan hal-hal yang tidak tepat sasaran.


Oleh: Nur Purnama. I. P (Pegiat Opini)

POJOKOPINI.COM — Gema tolak Komunisme, begitu menggema di bumi Nusantara. Ahad, 5 Juli 2020 lalu, Apel Siaga Ganyang Komunis Jabodetabek digelar oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Di antaranya adalah Front Pembela Islam (FPI), PA 212, hingga Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama. Dalam apel tersebut, para peserta diminta berikrar untuk siap jihad qital memerangi kaum komunis dan pihak yang ingin mengubah Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila. (nasional.tempo.co, 05/07/2020)

Sebelumnya, pada Juni lalu, ribuan massa dari ormas Islam juga menggelar aksi unjuk rasa di bundaran Gladag, Jalan Slamet Riyadi, Solo. Mereka menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang tengah dibahas di parlemen. (asiatoday.id, 15/06/2020). Hal yang sama juga dilakukan oleh Aliansi Pembela Pancasila Kebumen, Koalisi Masyarakat Pancasila Anti Komunis (KOMPAK) Banyumas Raya, juga berbagai Ormas Islam yang tergabung dalam Al Mumtaz Tasikmalaya. (detiknews, 12/07/2020; tribunbanyumas.com, 26/06/2020; radartasikmalaya, 19/06/2020)

Aksi umat untuk menolak Komunis hingga resolusi jihad qital ini, sejatinya adalah wujud dari semangat memperjuangkan al Haq (Islam) dengan jiwa raga, hingga nyawa. Karena faktanya ideologi Komunis ini memang berbahaya dan sungguh menjauhkan manusia dari fitrahnya. Ditambah dengan sejarah kelam yang pernah terjadi di negeri ini, tak heran umat sangat berupaya mencegah tumbuhnya kembali ideologi Komunis di negeri ini.

Namun ada hal yang tak kalah penting untuk disadari umat. Bahwa tak hanya Komunisme saja yang patut ditolak. Ada sebuah ideologi bathil yang juga harus segera dicabut dan dihempaskan dari kehidupan saat ini. Ideologi yang juga tak kalah berbahaya lagi menyengsarakan, yang telah lama bercokol dan menggerogoti umat sekian lamanya. Tak lain adalah ideologi Kapitalis dengan sekularisme sebagai asasnya.

Asas sekularisme tersebut telah lama merusak dan menjerumuskan umat pada kebebasan yang kebablasan, tersebab nilai-nilai agama dipisahkan dari kehidupan. Tak cukup sampai di situ, prinsip Kapitalis pada ideologi ini juga telah menyebabkan keterpurukan dan membuat negeri ini nyaris roboh.

Seluruh aspek kehidupan luluh lantak disebabkan ideologi bathil ini. Tak kurang kerusakan yang dibuatnya. Banyak generasi saat ini menjadi hilang akal, miskin moral dan hanya berorientasi materi dalam kehidupannya. Alhasil negara gagal menghasilkan generasi unggul yang bertakwa.

Tak hanya itu, aspek sosial pun tak lolos dari pengaruh rusak ideologi ini. Kriminalitas merajalela, pondasi keluarga begitu lemah, tindak asusila dan penyimpangan norma terus menggema. Ketimpangan sosial pun begitu kentara, memisahkan hak antara si miskin dan si kaya.

Aspek ekonomi pun mendapat imbasnya. Kekayaan alam negeri dikeruk Asing. Hingga memaksa negara berhutang dengan riba. Rakyat diperah dengan biaya hidup yang menggila, ditambah pajak yang beragam rupa. Sungguh jauh dari kata sejahtera.

Lengkap sudah kerusakan yang ditimbulkan ideologi Kapitalis ini. Maka sudah sangat layak kita membebaskan diri dari cengkramannya. Tolak Komunisme dan campakkan Kapitalisme. Sudah saatnya kita beralih kembali pada ideologi dan sistem kehidupan yang sejatinya sudah dipersiapkan untuk seluruh manusia dan alam semesta. Sebuah ideologi dan sistem yang benar (shahih) yang berasal dari Sang Pencipta dunia dan seisinya, yakni Islam.

Islam, dengan segala aturan (syariat) di dalamnya, telah dipersiapkan dengan sempurna oleh Allah ta’ala sebagai the way of life bagi seluruh makhluk-Nya. Bukan hanya bagi kaum Muslim, namun bagi seluruh umat manusia. Islam memiliki aturan yang lengkap serta solusi yang tepat lagi menentramkan, sesuai dengan fitrah penciptaan dan memuaskan akal.

Penerapan ideologi dan sistem Islam ini pun telah jelas nampak kemuliaannya ketika dahulu menaungi dunia selama belasan abad lamanya dalam sebuah institusi bernama Khilafah. Sejarah telah membuktikan, hingga tak perlu kita ragu lagi akan kebenarannya.

Maka penolakan terhadap semua pemikiran dan sistem yang bertentangan dengan Islam harus terus kita upayakan. Jangan sampai kita terbelokkan pada sikap pragmatis dengan memperjuangkan hal-hal yang tidak tepat sasaran.

Kembalilah kita pada jalur yang seharusnya, yaitu memperjuangkan kembali tegaknya sistem Islam dalam naungan Khilafah yang merujuk pada manhaj kenabian. Demi kebaikan, keberkahan dan rahmat untuk seluruh alam. Wallahu a’lam bishshawab.[]

Picture source by Google

Disclaimer: Www.pojokopini.com adalah wadah bagi para penulis Islam untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal dan menanggapinya dengan perspektif Islam. Pojokopini.com melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda. Tulisan yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *